Salah satu stan yang mencuri perhatian adalah milik SMK NU Miftahul Huda Kepanjen. Sekolah ini memamerkan produk unggulan hasil riset dan praktik siswa berupa Barbel berkualitas industri serta Mesin Arm Robot yang dirancang untuk membantu efisiensi kerja di lini produksi. Produk-produk ini menjadi representasi nyata dari kemajuan teknologi manufaktur dan rekayasa yang dikembangkan di lingkungan sekolah.
Tak hanya sekadar pameran, agenda yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB ini juga menghadirkan berbagai program strategis seperti Business Matching dan Buyer Meet Seller. Melalui platform ini, produk-produk SMK Jawa Timur tidak hanya dipandang sebagai prestasi akademik, tetapi juga sebagai komoditas ekonomi yang memiliki nilai jual tinggi, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dengan sektor industri.
Sambil mengamati salah satu produk cetakan industri di area pameran, Direktur SMK, Bapak Arie Wibowo, menyampaikan rasa bangganya terhadap progres pendidikan vokasi di Jawa Timur.
"Apa yang kita lihat hari ini adalah bukti nyata bahwa SMK bukan lagi sekadar tempat belajar teori, melainkan inkubator inovasi. Produk-produk yang dipamerkan di Expo SMK Hebat ini menunjukkan kualitas presisi yang luar biasa dan sudah sangat dekat dengan standar yang dibutuhkan oleh mitra industri kita," ujar Bapak Arie Wibowo di sela-sela kunjungannya.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan seperti Business Matching dan Buyer Meet Seller dalam acara ini adalah langkah krusial. "Kita ingin memastikan bahwa karya anak bangsa ini tidak berhenti di rak pajangan, tetapi benar-benar terserap oleh pasar dan menjadi solusi bagi sektor manufaktur maupun ekonomi kreatif di Indonesia," pungkasnya.
Galeri Foto :


Tidak ada komentar:
Posting Komentar